Pelatihan Senam Pramuka dan Pelatihan Senam Tongkat


Bojong. Dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan Olahraga khususnya olahraga senam pramuka, Kwaran 11.28.18 Bojong menyelenggarakan kegiatan pelatihan senam pramuka dan senam tongkat pada tanggal 25 April 2015 bertempat di Bumi Perkemahan Martoloyo Suniarsih peserta terdiri dari seluruh pembina Pramuka di wilayah Kwaran 11.28.18 Bojong.

Pelatihan ini dibuka oleh Kak Kwaran Sugini, S.Pd. didampingi oleh beberapa pengurus kwaran lainya seperti Kak Muhson, S.Pd. yang juga bertindak sebagai instruktur senam.

Kak Sugini berharap Pelatihan ini berjalan dengan baik dan semua peserta bisa mengikuti nya, Sosialisasi Senam Pramuka dan pelatihan Senam Tongkat merupakan salah-satu Program Kwaran 11.28.18 Bojong dalam rangka menggalakan senam pramuka dan senam tongkat di wilayahnya, Kedepannya Kwaran berharap agar kedua senam ini dapat dilaksanakan di pangkalan masing-masing pada setiap hari Jum’at atau hari lainya. terangnya

Salam Pramuka……!!!

Download :
1. Video Senam Tongkat Klik Disini
2. Video Senam Pramuka Klik Disini
3. MP3 Senam Pramuka Tanpa Hitungan (Untuk Lomba) Klik Disini
4. MP3 Senam Pramuka Dengan Hitungan Klik Disini

Related Posts:

Dikpora Kabupaten Tegal laksanakan Sosialisasi Pendataan Aset

Kepala Dikpora Bapak Salu Panggalo, SH saat memberikan sambutan
SLAWI, Sekitar kurang lebih 50 orang yang terdiri dari 4 Instansi di lingkungan Dikpora Kab. Tegal yakni UPTD Dikpora Kec. Bumijawa, Bojong, Lebaksiu dan Balapulang ikuti Sosialisasi Pendataan Aset yang dilaksanakan hari Rabu (15/04) di Aula Dikpora Kabupaten Tegal.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dikpora Kabupaten Tegal Bapak Salu Panggalo, SH, Sekretaris Dikpora Kabupaten Tegal Drs. Edi Budiyanto M.Pd.

Kepala Dikpora Kab. Tegal Bapak Salu Panggalo, SH membuka sosialisasi pendataan aset. Sebagai aset kekayaan daerah, pengelolaan Aset harus dilakukan secara baik tertib dan sistematis. Hal itu guna mendukung tercapainya tujuan penyelenggaraan pemerintah daerah dengan tingkat efektivitas yang memadai khususnya di lingkungan Dikpora, 

Pengelolaan barang bukanlah hal yang mudah, bahkan semakin bertambah kompleks, karena itu mengantisipasi pekembangan jumlah aset diperlukan pengurus yang cakap dan mengerti pendoman pengelolaan barang sesuai aturan yang berlaku. Salah satu faktor penentu untuk memperoleh opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), adalah termasuk penataan invetarisasi barang dengan baik, karena itu kegiatan ini wajib diikuti. tegas Pak Salu.

Selanjutnya Pemateri menyampaikan mekanisme dan prosedur Pelaksanaan Inventarisasi BMD diawali dengan tahap Persiapan yang dimulai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Bupati tentang pelaksanaan Inventarisasi. Dalam Surat Keputusan tersebut ditetapkan struktur organisasi, nama-nama tim inventarisasi BMD beserta tugas-tugasnya termasuk didalamnya penunjukan kepala SKPD/Sekretaris/Kabag TU sebagai Penanggung Jawab Tim Inventarisasi yang berada di Unit nya. 

Setelah Tahap Persiapan selesai dilanjutkan dengan Tahap Pelaksanaan yang meliputi Tahap Pendataan, Tahap Identifikasi, Tahap Pelaporan dan Tahap Tindak Lanjut. Tahap Pendataan dilaksanakan dengan menghitung jumlah barang, meneliti kondisi barang, menempelkan label registrasi sementara pada BMD yang telah dihitung serta mencatat hasil Inventarisasi pada kertas kerja Inventarisasi. Adapun Dokumen atau sumber  yang dilakukan dalam tahap Pendataan ini yaitu Daftar Barang dan Buku Barang, Kartu Identitas Barang, DBR dan DBL, Laporan Barang Milik Daerah Semesteran dan Tahunan, Dokumen Kepemilikan BMD, Dokumen Pengelolaan dan Penatausahaan serta dokumen lainnya yang dianggap perlu.

Tahap Identifikasi meliputi kegiatan Pemberian Nilai BMD sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, mengelompokan barang dan memberi kode barang sesuai dengan penggolongan dan kodefikasi atas barang, pengelompokan barang-barang berdasarkan kategori kondisi serta melengkapi barang dengan membandingkan data hasil inventarisasi dengan data awal / dokumen sumber.

Tahap Pelaporan dilakukan dengan setiap penguasa dan pemegang barang mengisi formulir KIB A untuk tanah, KIB B untuk mesin dan Peralatan, KIB C untuk Gedung dan Bangunan, KIB D untuk Jalan, Irigasi dan Jaringan, KIB E untuk aset tetap lainnya, KIB F untuk Kontruksi dalam pengerjaan, Kartu Inventaris Ruangan (KIR) dan BI  atau Buku Inventaris. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyusunan Daftar Barang Hasil Inventarisasi (DBHI) yang telah di Inventarisasi berdasarkan data kertas kerja dan hasil identifikasi, membuat surat pernyataan kebenaran hasil pelaksanaan inventarisasi, menyusun laporan hasil inventarisasi, meminta pengesahan atas laporan hasil inventarisasi BMD beserta DBHI dan Berita Acara kepada Penanggung Jawab serta menyampaikan laporan hasil inventarisasi beserta kelengkapannya.

Kegiatan diakhiri dengan Tahap Tindak Lanjut dengan cara membukukan dan mendaftarkan data hasil inventaris pada Buku Barang, Kartu Identitas Barang (KIB) dan Daftar Barang Kuasa Pengguna, memperbaharui DBR dan DBL sesuai dengan hasil inventarisasi yang telah ditetapkan oleh penanggung jawab, Untuk barang yang hilang atau tidak diketemukan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terangnya

Related Posts:

Rutinan KKOPS UPTD Dikpora Kec. Bojong di SDN Kajenengan 01

BOJONG. Kegiatan Rutinan KKOPS ke 11, bertempat di SDN Kajenengan 01 Ketua KKOPS Dikpora Kec. Bojong, Arman Suseno, S.Pd.SD dalam sambutanya mengatakan KKOPS harus tetap kompak, semangat dan selalu berbagi dalam berbagai informasi. ” ujarnya. 

Program  Kerja KKOPS pada semester 2 tahun 2014/2015 ini banyak sekali diantaranya Pengaktifan NUPTK/Peg_Id, Biosystem Online, Dapodik, PKG dan lain-lain. ini perlu sekali kesemangatan rekan-rekan Operator dalam mengerjakan, Operator tidak usah kerja keras tidak perlu kerja 24 Jam akan tetapi kerja cerdas" Imbuhnya.


Sementara itu, Wakil ketua KKOPS, Bapak Imam Santoso, S.Pd.SD dalam sambutanya mengatakan semua Pengurus / Anggota Operator di bawah naungan KKOPS UPTD Dikpra Kec. Bojong berharap untuk selalu mengerjakan pekerjaan sesuai batas waktu yang ditetapkan jangan sampai terlambat, demi suksesnya program KKOPS yang telah kita rumuskan bersama " jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sambutan Kepala SD Negeri Kajenengan 01 Bapak Supardi, S.Pd beliau menyampaikan operator sangat signifikan keberadaannya dalam menjalankan roda organisasi di sekolah. Operator sekolah saat ini jadi kunci pengelolaan data pada Dinas Pendidikan, terkait dengan pengintegrasian seluruh data pokok pendidikan (dapodik) ke dalam sebuah aplikasi. Peran dan tugas tersebut sangat penting karena menyangkut pendataan tingkat sekolah yang harus bisa dipertanggungjawabkan. Data itulah yang dipakai Kemdikbud untuk perencanaan dan evaluasi program pendidikan. Kami hanya bisa berdoa Semoga Operator Sekolah selalu di beri jalan kemudahan, dikabulkan segala hajatnya .. Amin.  Ungkapnya

kegiatan KKOPS Rutinan pertemuan yang akan datang yakni bertempat di SDN Buniwah 01.

Kegiatan di lanjut dengan bersama-sama menghadiri Acara kegiatan Pendataan Biosystem Online untuk Peserta Ujian Sekolah yang di hadiri oleh Bapak Muchtar Arifin dari Dikpora Kab. Tegal bertempat di SDN Bojong 02 

Salam Semangat ..!!!
by Admin/TZ

Related Posts: