Dapodik Helper Versi Baru

Dapodik Helper sudah terbukti cukup membantu operator sekolah untuk membackup database hasil entry data di Aplikasi Dapodikdas.
Versi awal dari dapodik helper hanya bisa dijalankan jika aplikasi dapodikdas yang kita instal pertama kali adalah versi 2.03, jika kita telah menginstal ulang aplikasi dapodikdas dengan full instaler versi 2.04 ke atas (saat ini versi 2.06) maka dapodik helper lama tidak bisa dipakai untuk merestore databasenya.
Terhitung mulai tanggal 27 Januari 2014, tim pengembang telah merevisi kekurangan tersebut diatas dengan merilis Dapodik Helper versi baru. Dapodik Helper yang baru ini terbukti bisa digunakan untuk merestore database hasil backup dapodik helper versi sebelumya, serta yang lebih penting dapat dijalankan di aplikasi dapodikdas versi 2.06.
Yang sangat perlu untuk diketahui operator sekolah adalah Dapodik Helper tidak dirilis resmi oleh Kemdikbud. Aplikasi ini dibuat pengembang hanya sebagai alat bantu (tool) untuk berjaga-jaga jika suatu saat operator sekolah membutuhkan proses restore database.
Untuk ampilan dari Dapodik Helper ada sedikit perubahan serta ada beberapa tambahan menu
Helper lama
Helper baru
Untuk yang berminat, silahkan download disini
Cara menginstal bisa langsung klik 2x di file DapodikHelper.exe, jika file download masih berbentuk .rar lebih baik diekstrak terlebih dahulu.

Related Posts:

Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan Sekolah Di Lingkungan UPTD Dikpora Kec. Bojong

Slawi. Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Tegal menyelenggarakan Bimbingan Teknis (secara mandiri) bagi para Pengelola Perpustakaan Sekolah, yang diselenggarakan di Gd. Perpustakaan Daerah Kabupaten Tegal, Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, 18 sampai dengan 20 Maret 2014 diikuti oleh 31 petugas Perpustakaan Sekolah di lingkungan UPTD Dikpora Kec. Bojong. 

Kegiatan Bintek Perpustakaan diselenggarakan oleh Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Tegal dalam rangka ikut meningkatkan peran perpustakaan dalam menunjang proses belajar mengajar dan meningkatkan minat baca siswa. Dibuka Oleh Drs. Waudin, M.Si Kepala Kantor Perpusda Kab. Tegal Dalam sambutannya Bapak Drs Waudin, M.Si berpesan agar para peserta bintek ini bersungguh sungguh dalam mengikuti Bintek agar ilmu yang didapatkan bisa maksimal. 

Untuk menjalankan apa fungsi dan arti dari perpustakaan bahwa Perpustakaan bukan gudang buku, Perpustakaan adalah gudangnya ilmu, juga kami menghimbau kepada petugas perpustakaan agar ruang untuk di benahi dan di dekorasi sesuai lingkungan sekolah. tambahnya 

Sementara itu materi yang diberikan pada Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan Sekolah yaitu : 
a. Pengantar Perpustakaan Sekolah 
b. Pengantar Klasifikasi
c. Pengolahan Arsip
d. Administrasi Perpustakaan
e. Pengolahan Surat Kabar
f.  Statistik Perpustakaan
g. Katalogisasi 
h. Layanan Perpustakaan Sekolah 

Kegiatan dimulai pukul 8 pagi dan berakhir pada 14.00 WIB, Materi dibawakan oleh :
1. Tri tatang Wiyono, A.Md. 
2. Mohammad Amin, A.Ma. 
3. Helyn Widiya T. A.Md. 
4. Suprapti 
5. Hilman Murofik 

Materi yang diajarkan merupakan pengetahuan praktis sehingga menjadi bekal para petugas perpustakaan sekolah untuk mengelola perpustakaan sekolahnya masing masing.
by Admin ( Zamzami / Chesan)

Related Posts:

APLIKASI PENGOLAH NILAI SISWA UNTUK SD/MI KURIKULUM 2013

Gencarnya kurikulum 2013 pada sekolah yang akan diterapkan pada pendidikan di Indonesia tidak di barengi dengan dokumentasi atau peralatan yang mendukung guru untuk membuat penilaian pada siswa. Karena Penilaian pada Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah ( MI ) sedikit berbeda dengan penilaian dengan kurikulum sebelumnya.
Kurikulum 2013 lebih menekankan pada penilaian proses baik pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan tersebut menggunakan skala 1–4 (kelipatan 0.33), yang dapat dikonversi ke dalam Predikat A – D sedangkan kompetensi sikap menggunakan skala
Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K). Ketuntasan minimal untuk seluruh kompetensi dasar pada kompetensi pengetahuan adalah 2.67 (B-)
Pendekatan penilaian Kurikulum 2013 menggunakan tema, bukan pendekatan Kompaetensi Dasar. Sesuai dengan kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan tematik. Melalui blognya, Totok Yulianto http://totoyulianto.wordpress.com  mencoba menjabarkan penilaian Kurikulum 2013 itu ke dalam software yang dapat didownload melalui link berikut ini:

Proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada Kurikulum 2013 mencakup penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, dan ulangan akhir semester.
Semoga dengan aplikasi ini guru mampu memberikan penilaian siswa tanpa ada masalah dan mengurangi pekerjaan . Tetapi jujur saja kurikulum 2013 ini sangat berat khususnya bagi madrasah kami yang belum mempunyai alat yang mendukung serta guru yang ber SDM berbasis IT sangat minim.

Related Posts:

PB PGRI (Sulistyo) "bukan hanya guru pns yang diurus, tetapi seluruh guru termasuk guru honorer"

SLAWI - Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pusat, Sulistyo menduga, seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 dari honorer kategori dua (K2), ada permainan. Seleksi itu dinilainya banyak kelemahan.

"Banyak kelemahan pada seleksi honorer K2 kemarin. Pengumuman yang sempat mundur beberapa kali, disinyalir ada permainan," kata Sulistyo.

Sulistyo mengatakan itu seusai menghadiri seminar nasional bagi anggota PGRI Kabupaten Tegal di Gedung Korpri, kemarin. Dalam kesempatan itu, Sulistyo mendesak pemerintah untuk segera mengangkat semua honorer K2, terutama bagi guru yang belum lolos seleksi CPNS.

Dia mengungkapkan, seleksi CPNS honorer K2 beberapa waktu lalu belum memenuhi harapan. Banyak honorer K2 dari guru yang sudah mengabdi lama ternyata tidak lolos seleksi tersebut.

"Pemerintah telah menjanjikan untuk mengakomodasi para guru honorer dengan memiliki masa kerja yang sudah lama, dan bekerja dengan baik, serta penuh pengabdian. Kenyataannya, hingga kini kebijakan yang dikeluarkan pemerintah belum membuktikan janji itu," cetusnya.

Mengingat hal itu, Sulistyo mengaku, PGRI baru-baru ini telah mengirim surat ke Menpan dan BKN agar bisa meloloskan honorer K2 yang secara administrasi benar-benar lolos seleksi. Terlebih bagi yang sudah mengabdi cukup lama.

"Lebih baik, kembalikan saja ke seleksi semula, yaitu seleksi administrasi," ujarnya.

Menurut Sulistyo, dengan masih banyaknya guru honorer yang belum diterima, tentunya bakal berimbas pada ketidakjelasan status mereka ke depannya. Artinya, mereka akan pupus harapannya ketika angan-angannya tidak tercapai.

”Mereka tidak tahu status mereka setelah ini seperti apa, ini kan sangat memprihatinkan. Tidak adanya perlindungan hukum kepada guru honorer juga menjadi masalah serius di dunia pendidikan kita,” ulasnya.

Disinggung terkait kasus dugaan pemalsuan surat perintah honorer K2 yang terjadi di Kabupaten Tegal, ia mengatakan itu tetap harus diusut. Sebab merugikan honorer K2 yang mematuhi aturan dan mengabdi secara aturan serta sesuai ketentuan.

"Asas keadilan harus ditegakan. Sementara, banyak honorer K2 yang menunggu untuk lolos seleksi, di sisi lain ada yang memalsukan dokumen justru lolos seleksi CPNS. Ini tetap harus diproses," pungkasnya. (yer)

Related Posts:

Modus Penipuan Terhadap Sekolah

Akhir-akhir ini banyak sekali modus penipuan, bahkan sekolahan pun tak luput dari percobaan penipuan, kali ini saya akan membahas percobaan penipuan pada sekolahan yang mengatasnamakan BAN-SM(Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah). SMS dari nomer ini (+6285311434437) yang isinya menjelaskan kalo ada surat undangan Bimtek Akreditasi Online yang di kirimkan ke email sekolah kami sdndanasarisiji@gmail.com , namun saya tidak percaya begitu saja karena sebelumnya saya sudah membuka website resmi BAN SM dan sudah membaca peringatan dari BAN SM, selain itu saya juga sudah menanyakan pada CS nya BAN SM apakah ada Akreditasi online untu SD(sekolah dasar) dan di jawab belom ada, jadi kesimpulan saya dengan email yang saya terima tadi itu adalah percobaan penipuan, karena suratnya tidak melalui jalur yang benar yang seharusnya melalui Dinas Kabupaten/Kota atau melalui UPTD pendidikan tapi surat tersebut motong kompas dngan cara di kirim melalui e-mail tiap sekolahan yang mendekati jadwal akreditasi (termasuk sekolah saya)  dan berikut dibawah ini peringatan yang di sampaikan di website resmi BAN SM
Sekolah/Madrasah, Yayasan, dan Lembaga Pendidikan, harap waspada terhadap kemungkinan penipuan dalam bentuk tawaran program atau kegiatan apapun yang mengatas namakan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M). Seperti pelaksanaan "Bimtek Online yang diselenggarakan oleh BAN-S/M". Laporan/Pengaduan dialamatkan : e-mail : info@ban-sm.or.id, atau ke Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M) provinsi yang bersangkutan
CONTOH SURAT PENIPUANNYA DAPAT DI LIHAT DI SINI

Related Posts:

ALAMAT TERBARU UNTUK CEK DATA GURU DAN SK TUNJANGAN DAPODIKDAS 2013

Setiap guru/PTK tentu ingin tahu sejauh mana update data atau isian data lengkap dirinya untuk tahun ajaran 2013-2014. Sebenarnya seorang guru bisa mengecek data umum di http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/ atau buka artikel Cara cek progress pengiriman dapodik. Bisa juga di aplikasi dapodik yang sudah diinput operator.
Namun data dalam aplikasi maupun progress terkadang beda karena belum adanya update sinkronisasi jika terjadi pembenahan dan perubahan data. Di dalam progress kekurangaannya adalah data yang terlihat kurang lengkap, sedangkan di aplikasi bisa jadi data sudah diperbaiki namun belum disinkronisasi maka data di progress belum bisa dilihat. 
Saat ini pihak P2TK Kemdikbud sudah menyediakan media atau sarana bagi guru/PTK untuk mengecek data pribadi yang sudah dimasukkan di aplikasi dapodiknya, secara mandiri. Atau biasa disebut Lembar Info Guru. Dalam lembar info guru ini memuat data-data yang sudah dimasukkan oleh operator dapodik dan tentunya sudah sukses disinkronisasi. Jika dapodik belum pernah disinkronisasi (khususnya semester genap 2013-2014) data Guru/PTK tidak akan tampil. 
Berikut Link atau tautan yang bisa Anda buka untuk mengecek Data PTK tersebut.
Info PTK : http://223.27.144.195:8087/ [NEW]
Info PTK : http://223.27.144.195:8086/ [NEW]

Update
Alamat baru pengecekan SK tunjangan Guru

Copas aja dari grup sebelah
setelah tgl 5 maret 2014
Alamat Lengkap pengecekan data Tunjangan Guru http://223.27.144.198:8000/
akan di bagi menjadi 5 Sub Bagian :
1. Tunjangan Guru :
2. Tunjangan Profesi :
3. Tunjangan Fungsional :
4. Tunjangan Khusus :
5. Bantuan Kualifikasi Akademik :

Cara cek data PTK di Lembar Info Guru

Silakan pilih salah satu link di atas, disini saya contohkan link nomor 3, http://223.27.144.195:8083/info.php    
Jika sudah terbuka akan muncul seperti gambar di bawah ini;
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVD5pU_TiNLg3rlMvnTCHZW_7VhFI3SjGgVGEiWbhZrTk8wg1BAyNx-4KlkXcCi0S8i9iErlfuBqZhlknxoLR4771nf9WB6mDAwnIdWASAbYI-BVSHM4WD6AuUbDPGcwP1OXnVuRNNGRs/s1600/info+tunjangan.png
  1. Langkah awal tentunya siapkan nomor NUPTK masing-masing PTK, USer ID masukkan secara lengkap nomor NUPTK 
  2. Untuk password gunakan tanggal lahir, dengan format YYYYMMDD 
  3. YYYY adalah tahun lahir, MM Bulan kelahiran, DD Hari tanggal kelahiran, misalnya tanggal lahir 12 Oktober 1976 maka passwordnya 19761012
  4. Memasukkan kode captcha, Kode capcha di sini adalah kode unik perpaduan huruf dan angka yang bisa di ubah atau direload. Silakan masukkan sesuai contoh gambar di atas 
  5. Jika masih ada kesalahan memasukkan kode captcha di atas, maka akan diulang, atau jika ragu dengan angka dan huruf yang ada bisa diubah dengan mengklik tombol reload, lihat angka 4 di atas Jika sudah lengkap isiannya silakan klik submit, tunggu beberapa saat, akan muncul data, waktu atau proses kemunculan data bervariasi tergantung kualitas signal, banyak tidaknya akses ke link di atas.

Related Posts:

Sosialisasi dan Asistensi Dapodikdas 2013

BOJONG. Kegiatan Sosialisasi dan Asistensi Dapodikdas 2013 adalah suatu kegiatan yang di selenggarakan oleh tim Operator Kabupaten bekerja sama dengan UPTD Dikpora Kecamatan dalam rangka memfasilitasi berbagai permasalahan yang di hadapi oleh operator sekolah tentang pengisian aplikasi dapodik

Senin, 10 Maret 2014 bertempat di SDN Rembul 03, UPTD Dikpora Kec. Bojong bersama Pengurus KKOPS melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Asistensi Dapodikdas 2013 yang di jadwalkan oleh KKDatadik Kabupaten Tegal pada hari itu.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala UPTD Dikpora Kec. Bojong Bapak Cipto Dwi Setyo Purnomo, S.Pd, FK3 Muhammad Heri Susanto, Sutrisno dan tim operator Kabupaten yang terdiri dari 4 orang : Teguh Riyanto, Gunawan Fandy, Ary Kusmanto dan Lukman Wiryono.

Kegiatan Sosialisasi dan Asistensi Dapodikdas 2013 ini di lakukan untuk menyampaikan beberapa permasalahan dalam pendataan diantaranya tentang NRG tidak valid, NUPTK tidak di temukan, JJM tidak keluar dan masih banyak lagi permasalahan yang lainya. tutur mas teguh selaku KKDatadik Kabupaten

Perlu di ketahui bahwa Sistem DAPODIK ditetapkan sebagai satu-satunya sumber data yang akan dijadikan dasar pengambilan kebijakan dalam hal penyaluran semua program pembangunan pendidikan  dasar antara lain BOS, DAK, Rehab, Tunjangan Guru dan bantuan Sarana dan Prasana sekolah, hasil penjaringan data di luar sistem DAPODIK tidak akan dimanfaatkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar untuk berbagai program dan kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. oleh karena itu mengapa Aplikasi DAPODIKDAS 2013 ini perlu dan sangat penting untuk disampaikan melalui sosialisasi singkat bagi para operator pendataan sekolah. ungkapnya

Diharapkan para operator pendataan sekolah mampu menyelesaikan permasalahan dalam pengentrian aplikasi ini demi suksesnya program-program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal agar program-program tersebut dapat terlaksana dan terselenggara dengan baik dan benar.

Adapun harapan kedepan kegunaan lain daripada aplikasi Dapodikdas 2013 ini adalah demi menjaga keutuhan dan kerahasiaan data, sehingga tidak memberi kesempatan kepada Pihak-pihak yang lain untuk menyalahgunakan dan mengkomersialisasikan hasil data pokok pendidikan. 

Dalam acara kegiatan ini, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Bojong menyampaikan beberapa pesan dan pembinaan diantaranya pentingnya pengentrian data yang benar dan akurat agar output data nantinya dapat digunakan dengan baik dan benar, tidak menjadi data sampah yang ujung-ujungnya akan merugikan sekolah itu sendiri. 

Pendataan sangat perlu ke validan dan ketepatan waktu, oleh karena itu kepada Guru PNS atau Non PNS untuk saling bekerja sama dengan Operator sekolah dalam menunjang proses pendataan sehingga akan terjalin hubungan yang baik, demi menghasilkan yang terbaik. 

Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Bojong juga menekankan agar dapat menjadi operator yang profesional, dan apabila ada data PTK baik Guru PNS atau Non PNS yang tidak akurat untuk segera mengkonfirmasikanya

Kegiatan ini juga mengundang perwakilan Guru dari sekolah masing-masing dengan maksud mengetahui seberapa sulitkah atau mudahkah dalam pengentrian data aplikasi Dapodik yang di kerjakan operator sekolah, sehingga nantinya tahu persis dalam proses pengentrian data sampai pada pengecekan data, valid atau tidak validnya data Guru tersebut tidak serta merta menyalahkan operator sekolah. 
By Admin (Tahmid)

Related Posts:

Mengganti Gambar Login Dapodikdas

Assalamu'alaikum wr. wb, apa kabar sobat operator?
Setelah sebelumnya saya share tentang cara mengganti warna default Aplikasi Dapodikdas, kali ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara mengganti gambar saat kita hendak Login atau Registrasi Aplikasi Dapodikdas.

Kita dapat mengganti gambar yang muncul saat kita memulai aplikasi tersebut dengan menggunakan gambar apapun sesuka kita, entah gambar kita sendiri, pasangan, pacar atau lainnya. Yah, buat penghilang rasa suntuk setiap membuka Dapodik yang gambarnya itu-itu saja, hehehe. Misalnya diubah seperti ini (narsis dikit, klik untuk memperbesar):

OK, langsung saja berikut ini langkah-langkahnya:
  1. Siapkan gambar favorit kalian. Gambar harus dalam format PNG (*.png) dan berdimensi 600x250 piksel.
  2. Ubah nama file gambar menjadi "pendataan13-splash.png" (tanpa tanda kutip).
  3. Copy paste file tersebut ke dalam folder C:\Program Files\Dapodikdas\dataweb\apps\web\resources\image. Jangan lupa untuk me-rename file aslinya.
  4. Selesai, silakan dicoba membuka Aplikasi Dapodikdas. Jika belum berubah, bersihkan cache browser kalian.

Sekian dulu trik dari saya, semoga Aplikasi Dapodikdas lebih menyenangkan. Salam satu data.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Related Posts:

Mengganti Warna Aplikasi Dapodikdas

Aplikasi Dapodikdas identik dengan warna biru. Lama-kelamaan, tiap hari memandang warna yang itu-itu saja pastinya menjadikan kita bosan, bukan?

Dengan sedikit usaha, kita dapat mengubah warna default Aplikasi Dapodikdas dari biru ke warna lain. Contohnya seperti ini (klik untuk memperbesar):

 ss-ijo1
  
ss-merah1 
     
Dan masih banyak lagi pilihan warnanya, Gambar di atas contoh warna yang saya gunakan dan teman bisa merubah warna kesukaan tinggal meng unduh file di bawah ini.
Bagi yang memahami tentang CSS dan desain web, mengubah warna tentunya menjadi hal yang mudah. Cukup dengan mengedit file css yang digunakan oleh aplikasi. File yang dimaksud bernama ext-theme-neptune-all.css, edit dengan mengubah kode-kode warna yang ada di dalamnya.

Nah, bagi yang tidak mengerti masalah tersebut, disini disediakan file css yang warnanya sudah diubah dari biru menjadi warna lain. Tinggal unduh kemudian masukkan ke dalam folder yang telah ditentukan. Jangan lupa untuk mengubah nama file css yang asli sehingga masih ada jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Berikut langkah-langkahnya:
  1. Unduh file "ext-theme-neptune-all-warna.css" di bawah.
  2. Masuk ke folder C:\Program Files\Dapodikdas\dataweb\apps\web\ext\resources.
  3. Ubah nama (rename) file asli "ext-theme-neptune-all.css", cukup dengan menambahkan angka dibelakangnya.
  4. Copy paste file modif hasil unduhan ke dalam folder tersebut, lalu rename dengan menghapus imbuhan "-warna" di belakang nama file. Misal sebelumnya "ext-theme-neptune-all-ijo.css" menjadi "ext-theme-neptune-all.css".
  5. Selesai, silakan dicoba dengan membuka Aplikasi Dapodikdas. Jika belum ada perubahan, bersihkan cache browser Anda.

Tautan unduh:
Warna Hijau: download
Warna Hitam: download
Warna Merah: download
Warna Pink: download
Warna Oranye: download
Warna Ungu: download

Demikian trik untuk membuat Aplikasi Dapodikdas lebih berwarna dan tidak membosankan. Lihat juga artikel tentang cara mengganti gambar login Dapodikdas.

Salam satu data.

Related Posts:

CARA MENGETAHUI JUMLAH PENERIMAAN ALOKASI DANA BOS SETIAP SEKOLAH TAHUN 2014

Dalam kesempatan kali ini admin KKOPS UPTD Dikpora Kec. Bojong akan share info mengenai cara cek jumlah besar alokasi Dana BOS tahun anggaran 2014 pada tiap-tiap sekolah. Secara umum, dana BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu.

Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) merupakan program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOS.

Selanjutnya, berdasarkan Juknis Dana BOS tahun 2014 telah diatur mengenai besar jumlah dana BOS yang diterima oleh setiap sekolah berbeda-beda berdasarkan jumlah dari peserta didik pada setiap jenjang pendidikannya yang telah terdata pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), untuk tingkat SD SD/SDLB Rp. 580.000,-/siswa/tahun, sedangkan untuk jenjang SMP/SMPLB/SMPT Rp. 710.000,-/siswa/tahun.

Saat ini, setiap sekolah pada jenjang SD / sederajat maupun SMP / sederajat sudah dapat melihat berapa jumlah penerimaan dana BOS masing-masing melalui http://bos.kemdikbud.go.id baik untuk mengetahui jumlah Peserta Didik serta jumlah alokasi pencairan Dana BOS yang diterima selama 1 (satu) tahun anggaran 2014.

Untuk mengetahui jumlah / besar Alokasi Sementara Dana BOS tahun 2014 dari seluruh sekolah yang akan diterima oleh setiap sekolah pada tahun anggaran pada situs resmi BOS Kemdikbud :
  • Kunjungi links situs resmi Alokasi Dana BOS tahun 2014
  • Pilih Provinsi di mana sekolah berada
  • Pilih Kabupaten / Kota
  • Lihat jumlah besaran dana BOS per-sekolah

Demikian share info mengenai cara melihat ataupun cek jumlah penerimaan Dana BOS seluruh sekolah dari 33 provinsi di seluruh Indonesia (nasional), semoga bermanfaat dan Matur Suksma…

Related Posts:

Ciri-ciri Sinkronisasi Sudah Sukses


Sambil menunggu server normal, silahkan gunakan acuan dibawah ini sebagai standar sinkron telah sukses:
1. Masuk ke web http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id klik menu Progres Pengiriman
2. Pilih wilayah sampai masuk ke data sekolah
3. Masukkan kode registrasi sekolah
4. Cermati rincian yang ada
-> Riwayat Sinkronisasi
Sejak tanggal 11 Pebruari 2014, saya mencoba membantu sinkron beberapa sekolah susah sekali mengkosongkan tabel “DATA YANG MENGALAMI PERUBAHAN”.
-> PTK
-> Rombongan Belajar, klik di Nama Rombel (dalam contoh gambar dibawah ini, Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3, Kelas 4, Kelas 5 dan Kelas 6)
Akan muncul Rincian Rombel seperti tampilan dibawah ini
NB.
1. Klo server dapodik normal, data diatas akan tampil setelah 1 jam dari waktu sinkron
2. Data diatas tidak bisa langsung tampil di server p2tk, jeda waktu jika server normal 3-4 hari. Saat tulisan ini diposting butuh waktu kira-kira 8 hari.

Related Posts:

Manajemen Perpustakaan Sekolah

Pengantar Ilmu Perpustakaan Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.
Pustakawan adalah seseorang yang mempunyai tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh untuk melaksanakan kegiatan kepustakawanan yang ditujukan untuk memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas lembaga induknya berdasarkan ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi yang dimilikinya melalui pendidikan.
Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada pada lembaga pendidikan sekolah, yang merupakan bagian integral dari sekolah yang bersangkutan dan merupakan sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan dan tujuan pendidikan umumnya.
Tujuan Perpustakaan
Tujuan keberadaan perpustakaan adalah:
1. Mengumpulkan bahan pustaka, yaitu secara terus menerus menghimpun atau mengumpulkan sumber informasi yang relevan untuk dikoleksi.
2. Mengolah atau memproses bahan pustaka berdasarkan suatu sistem tertentu.
3. Menyimpan dan memelihara, yaitu mengatur, menyusun, dan memelihara, agar koleksi rapi, bersih, awet, utuh, lengkap dan mudah diakses.
4. Menjadi pusat informasi, sumber belajar, penelitian, preservasi, rekreasi dan kegiatan ilmiah lain.
5. Menjadi agen perubahan dan agen kebudayaan dari masa lalu, masa sekarang dan masa datang.
Fungsi Perpustakaan
Pada umumnya, fungsi perpustakaan meliputi pendidikan, penelitian, informasi, pembudayaan, pelestarian, dan rekreasi.
Fungsi Perpustakaan Sekolah
Fungsi perpustakaan sekolah adalah:
1. Pusat kegiatan belajar mengajar.
Perpustakaan sekolah menyediakan koleksi bahan perpustakaan untuk mendukung proses belajar mengajar.
2. Pusat penelitian sederhana.
Perpustakaan sekolah menyediakan koleksi bahan perpustakaan yang bermanfaat untuk melaksanakan penelitian sederhana bagi peserta didik.
3. Pusat membaca guna menambah ilmu pengetahuan dan rekreasi.
Perpustakaan sekolah menyediakan koleksi bahan pustaka yang bermanfaat untuk menambah wawasan dan memperdalam ilmu pengetahuan serta rekreasi intelektual bagi peserta didik dan tenaga kependidikan.
Komponen Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah
Sekolah wajib memiliki perpustakaan seperti yang diamanatkan Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 42 yang menyebutkan bahwa, sekolah wajib memiliki perpustakaan.
Perpustakaan dalam sekolah merupakan salah satu sumber belajar yang amat penting yang memungkinkan para tenaga kependidikan dan peserta didik memperoleh kesempatan untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan dengan membaca bahan pustaka yang ada.
Terdapat beberapa komponen terkait dengan penyelenggaraan perpustakaan sekolah, yaitu: organisasi penyelenggaraan perpustakaan, gedung dan perabot, sumber daya manusia, koleksi, layanan, program kegiatan dan promosi serta anggaran.
Organisasi Penyelenggaraan Perpustakaan
Kepala sekolah menetapkan keputusan tentang penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Dalam sebuah penyelenggaraan sebuah institusi perpustakaan, diperlukan kelengkapan organisasi, antara lain adalah: struktur organisasi, tata cara penyelenggaraan (berisi kebijakan standar pelaksanaan perpustakaan), serta tempat dan waktu penyelenggaraan.
Kepala sekolah menunjuk tenaga pengelola perpustakaan sekolah yaitu guru atau tenaga lain yang disetujui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Untuk menjalankan Tujuan dan Fungsinya, perpustakaan dipimpin oleh Kepala Perpustakaan yang ditunjuk/ditetapkan berdasarkan surat tugas/surat keputusan dari Kepala Sekolah.
Kepala Perpustakaan dalam pelaksanaannya dibantu oleh tenaga yang bertugas melaksanakan fungsi layanan teknis, layanan pengguna dan promosi perpustakaan. Tenaga perpustakaan dapat disebut juga sebagai Pustakawan dan tenaga tersebut bertanggung jawab kepada kepala perpustakaan.
Layanan teknis adalah jenis kegiatan yang berhubungan dengan pengadaan hingga pengolahan bahan perpustakaan.
Layanan pengguna adalah kegiatan yang memberikan layanan kepada pengguna perpustakaan seperti layanan sirkulasi (peminjaman), layanan rujukan (referensi), layanan membaca, dan program kegiatan lainnya.
Promosi adalah kegiatan untuk meningkatkan tujuan dan fungsi perpustakaan.
Kepala Perpustakaan dan tenaga pustakawan bersama dengan Kepala Sekolah, merencanakan/merancang kebutuhan pengembangan perpustakaan dan menentukan hasil terukur yang hendak dicapai dalam kurun waktu tertentu serta pelaporannya. Hal ini tentu berhubungan dengan kebutuhan gedung dan perabot, sumber daya manusia, koleksi, layanan, program kegiatan dan promosi serta anggaran.
Contoh Bagan Organisasi Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan sebagai bagian integral dari sekolah berada di bawah tanggung jawab kapala sekolah. Sebagai sumber balajar, kedudukannya sejajar dengan laboratorium, bengkel kerja, dll.
Contoh Unit Perpustakaan Sekolah dalam Struktur Organisasi Sekolah

Contoh Kebijakan Peraturan Tata Tertib Perpustakaan
Peraturan Tata Tertib Perpustakaan Sekolah
I. JAM BUKA
Senin s/d Jumat : Pk. 08:00-13:00 WIB
Sabtu : Pk. 08:00-15:00 WIB
II. KEANGGOTAAN
1. Yang dapat menjadi anggota adalah seluruh masyarakat sekolah.
2. Kepada anggota diberikan kartu anggota perpustakaan yang berlaku selama 1 (satu) tahun ajaran.
III. SYARAT-SYARAT MENJADI ANGGOTA
1. Calon anggota mengisi formulir yang disediakan.
2. Calon anggota membayar biaya pendaftaran sebesar Rp.10.000,- per satu tahun keanggotaan.
3. Calon anggota menyerahkan fotocopy tanda siswa dan 2 (dua) buah pasfoto berwarna ukuran 2×3.
IV. SYARAT-SYARAT PEMINJAMAN
1. Hanya anggota yang bisa meminjam koleksi perpustakaan.
2. Anggota menunjukkan kartu anggotanya.
3. Setiap anggota dapat meminjam sebanyak 2 (dua) buku pelajaran dan 2 (dua) buku non pelajaran atau majalah untuk satu masa pinjam.
4. Lama waktu peminjaman adalah 2 (dua) minggu dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali masa pinjam, apabila buku/majalah yang dipinjam tidak dipesan anggota lain.
5. Terlambat mengembalikan dikenakan denda Rp.500,- / hari.
V. KOLEKSI YANG TIDAK DAPAT DIPINJAM KELUAR
1. Bahan-bahan referens (Ensiklopedi, Kamus,dll).
2. Surat Kabar.
3. Majalah-majalah nomor baru.
4. Koleksi audiovisual.
VI. TATA TERTIB PERPUSTAKAAN
1. Setiap pengunjung perpustakaan diminta untuk menjaga ketenangan, ketertiban, dan kebersihan ruang perpustakaan dengan:
- Tidak membuat keributan, bercanda yang dapat menggangu sesama pemakai.
- Tidak makan, minum dan merokok dalam ruang perpustakaan.
- Tidak mencoret-coret, merusak bahan pustaka, perabot dan peralatan perpustakaan.
Fasilitas: Gedung dan Perabot
Perpustakaan dengan perencanaan gedung yang baik dan sesuai dengan kebutuhan, dapat membuat penyelenggaraan perpustakaan berfungsi secara efektif dan efisien. Penyelenggaraan perpustakaan juga mampu memudahkan pengguna dan petugas/pustakawan serta menyediakan lingkungan yang kondusif, nyaman, menyenangkan dan menarik sebagai tempat belajar.
Perencanaan gedung yang baik tentunya meliputi perencanaan bentuk bangunan, tata ruang, disain bagian dalam gedung (disain interior), dekorasi serta kebutuhan perabot perpustakaan.
Pertimbangan dalam proses perencanaan gedung perpustakaan:
• Struktur Organisasi
Struktur organisasi perpustakaan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan gedung perpustakaan. Termasuk disini adalah rencana jenis layanan program yang akan diselenggarakan di perpustakaan.
Hal-hal tersebut dapat membantu penentuan jenis, fungsi, lokasi, jumlah, ukuran dan ciri lain dari berbagai unsur ruang/gedung perpustakaan yang dibutuhkan.
• Sistem Perpustakaan untuk Tata Ruang
Dalam penataan ruang dapat dipilih beberapa alternatif konsep:
- Tata Sekat
Cara pengaturan ruangan yang menempatkan koleksi terpisah dengan ruang baca dan terdapat pemisah/sekat ruangan (sistem tertutup).
- Tata Parak
Cara pengaturan ruangan yang menempatkan koleksi dan ruang baca terpisah, namun tanpa sekat. Pengguna dapat mengambil sendiri koleksi yang dibutuhkan (sistem terbuka).
- Tata Baur
Cara pengaturan ruangan yang mencampur antara koleksi dan ruang baca sehingga pengguna dapat lebih mudah mengambil koleksi yang dibutuhkan (sistem terbuka).
MARI MEMPERTIMBANGKAN…..!!
GEDUNG dan RUANG
 Lokasi
Persyaratan lokasi adalah mudah dicapai dan lokasi yang tenang. Jika kedua syarat tersebut tidak tercapai bersamaan, maka lokasi yang mudah dicapai adalah pertimbangan utama.
 Ruang Pengelola/Pustakawan
Ruangan harus berada di bagian yang memungkinkan pengelola/pustakawan dapat melihat orang keluar atau masuk perpustakaan.
 Suhu Ruangan
Suhu ruangan perpustakaan diusahakan sejuk, sirkulasi udara harus baik. Kelembaban terlalu tinggi/rendah dapat merusak koleksi.
 Penerangan
Penerangan alami dari sinar matahari cukup baik, namun jika menggunakan penerangan lampu listrik, pergunakan jenis lampu yang tidak menghasilkan sinar menyilaukan.
 Hati-hati Sinar Matahari
Pemanfaatan sinar matahari juga harus diperhatikan. Tata letak rak koleksi jangan berdekatan dengan jendela sumber sinar matahari, jika sinar matahari langsung kena koleksi dapat mengakibatkan kerusakan.
 Dekorasi
Cat ruangan sebaiknya bukan warna terang/menyilaukan atau juga gelap/buram, pilihlah warna yang nyaman.
Contoh Denah Tata Ruang Perpustakaan

Sumber Daya Manusia
Secara umum pengelola perpustakaan harus mempunyai minat dibidang perpustakaan, kemampuan pendekatan pribadi yang baik, kemampuan komunikasi yang baik, serta memiliki sifat menyenangkan, sabar, gembira, bermotivasi, pandai mengatur diri dan suka membantu orang lain.
Seorang kepala perpustakaan memiliki banyak tanggung jawab. Diantaranya adalah:
1. Menyusun program kerja, termasuk petunjuk pelaksanaan dan rencana anggaran keuangan.
2. Mengorganisasi tugas-tugas tenaga perpustakaan, menyiapkan rencana dan sarana yang diperlukan.
3. Membimbing, menggerakkan dan memotivasi tenaga perpustakaan agar menyelesaikan tugasnya.
4. Memantau dan mengawasi pelaksanaan tugas, penggunaan anggaran, perlengkapan dan peralatan perpustakaan.
5. Melakukan evaluasi program serta proses pelaksanaan, penggunaan sarana dan prasarana perpustakaan.
6. Menyiapkan laporan hasil kerja serta pertanggung jawaban penggunaan angaran dan semua sarana prasarana.
Sedangkan tenaga perpustakaan, bertugas melaksanakan layanan teknis, layanan pengguna serta kegiatan lain sesuai dengan program kegiatan perpustakaan dan promosi perpustakaan.
1. Layanan teknis perpustakaan adalah melaksanakan kegiatan operasional rutin perpustakaan yang meliputi seleksi, pengadaan, inventarisasi, pengolahan bahan pustaka, penyelesaian fisik bahan pustaka, penempatan bahan pustaka dalam rak hingga perawatan bahan pustaka.
2. Layanan pengguna antara lain adalah melayani keanggotaan, peminjaman dan pengembalian buku di rak, pengaturan koleksi, memberi jasa rujukan/referensi, menyusun program perpustakaan.
Dalam keadaan tertentu, kepala perpustakaan bisa melaksanakan tugas tenaga perpustakaan. Dalam keadaan tertentu, kepala perpustakaan bisa merangkap/menjabat sebagai tenaga perpustakaan.
Koleksi
Koleksi perpustakaan terdiri atas:
1. Buku Pelajaran Pokok
Buku yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar yang memuat bahan pelajaran yang dipilih dan disusun secara teratur dari suatu pelajaran yang minimal harus dikuasai oleh siswa pada tingkat dan jenis pendidikan tertentu. Buku pelajaran pokok diterbitkan dan diadakan oleh pemerintah dan isinya sesuai kurikulum yang berlaku.
2. Buku Pelajaran Pelengkap
Buku yang sifatnya membantu atau merupakan buku tambahan buku pelajaran pokok yang dipakai oleh siswa dan guru, yang sebagian besar atau seluruh isinya sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
3. Buku Bacaan Fiksi
Buku ini merupakan buku yang ditulis berdasarkan khayalan dan rekaan pengarang dalam bentuk cerita. Buku bacaan fiksi yang baik dapat memberikan pendidikan dan hiburan yang sehat.
Salah satu jenisnya adalah buku bacaan fiksi ilmiah, yang dapat mempengaruhi pengembangan daya berfikir ilmiah pengguna.
4. Buku Bacaan Non Fiksi
Buku ini adalah buku bacaan yang ditulis berdasarkan kenyataan. Buku bacaan non fiksi berisi pengetahuan yang bersifat umum.
5. Buku Rujukan/Referensi
Buku yang digunakan sebagai rumber informasi, untuk mengetahui pengetahuan dasar suatu subyek maupun memperluas pengetahuan tentang subyek tertentu. Termasuk dalam jenis buku rujukan adalah: kamus, ensiklopedi, buku tahunan, buku pegangan/ handbook, buku petunjuk/manual, direktori, atlas, biografi.
6. Terbitan Berkala
Koleksi ini adalah jenis terbitan yang disusun dan dicetak secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Jenis terbitan ini antara lain adalah: surat kabar, majalah, dan buletin.
7. Pamflet atau Brosur
Bahan pustaka yang memuat keterangan tentang keadaan atau kegiatan lembaga/orang yang menerbitkannya, yang biasanya dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.
8. Alat Peraga
Bola dunia, artefak, tiruan kerangka manusia adalah alat peraga yang dimaksud. Ini adalah suatu bentuk/bahan yang dapat dilihat langsung tanpa menggunakan media/alat bantu, dapat diraba, dan dapat dipergunakan untuk memperjelas /memperlihatkan subyek/informasi yang dibahas.
9. Peta
Bahan pustaka yang merupakan sumber informasi geografi dengan bentuk yang membutuhkan perlakuan khusus.
10. Bahan Pustaka Non-cetak
Jenis bahan pustaka yang dibedakan perlakuannya dengan bahan pustaka tercetak lain seperti buku. Jenis bahan pustaka ini diantaranya adalah koleksi audio visual (VCD, DVD), audio tape (kaset, CD), slide, dan koleksi multimedia (permainan pendidikan komputer).
11. Kliping
Guntingan artikel atau berita/informasi lain dari surat kabar, majalah dan sumber lain yang dianggap penting untuk disimpan dan didokumentasikan.
12. Dokumentasi Penting
Rekaman kegiatan dalam berbagai bentuk.
Koleksi dasar adalah koleksi pertama yang harus dimiliki pada waktu sekolah memulai membangun koleksi perpustakaan. Minimal jumlah koleksi adalah 2000 buku.
Koleksi dasar perpustakaan sekolah adalah:
- Buku teks semua mata pelajaran sekolah.
- Buku pengayaan/pelengkap pelajaran.
- Buku rujukan (minimal adalah Kamus Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa Inggris, Ensiklopedi Berbahasa Indonesia, Biografi tokoh di Indonesia)
- Buku Bacaan yang mendukung semua mata pelajaran, dan bacaan yang dapat memberikan hiburan
Pengadaan koleksi, tidak hanya memperhatikan kuantitas tetapi juga memperhatikan segi kualitas.
Kuantitas mencakup banyaknya judul dan eksemplar yang diadakan sebuah perpustakaan. Sedangkan kualitas mencakup tingkat baik buruknya koleksi ditinjau dari segi fisik, isi, dan kesesuaian dengan kebutuhan pengguna.
Perpustakaan perlu memiliki sebuah kebijakan pengembangan koleksi, yaitu kegiatan memperluas koleksi yang berkaitan dengan pemilihan dan pengadaan bahan pustaka.
MARI MEMPERTIMBANGKAN LAGI…!!
tentang KOLEKSI
 Koleksi Dasar Perpustakaan Sekolah
Koleksi dasar perpustakaan sekolah yang dimiliki harus selalu dikembangkan/ditambah, khususnya buku bacaan yang mengarah kepada rasio 1 siswa 10 judul untuk Sekolah Dasar dan 1 siswa 12 judul untuk Sekolah Menengah Pertama.
 Pengembangan Koleksi
Pengembangan/penambahan koleksi ini dilakukan secara bertahap dan paling lama harus dapat dipenuhi selama 5 (lima) tahun sejak berdirinya perpustakaan sekolah.
 INGAT !
Walau rasio telah terpenuhi, koleksi perpustakaan harus selalu dikembangkan untuk menjaga kemutakhiran dan menyesuaikan dengan perkembangan iptek.
Pengembangan koleksi selanjutnya adalah dengan memperhatikan kebijakan pemilihan koleksi.
 Pemilihan Koleksi
Untuk mendukung pemilihan bahan pustaka, perlu ditetapkan alat bantu seleksi, seperti: daftar judul buku, katalog, brosur penerbit, resensi buku, serta usulan dari pengguna.
Jika diperlukan, untuk memperoleh koleksi bahan pustaka yang sesuai dengan kebutuhan, tim seleksi yang berasal dari Komite Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, Pustakawan guru dan pengguna (siswa) yang diketuai oleh Kepala Perpustakaan Sekolah melakukan pemilihan bahan pustaka.
Tim seleksi ini dibentuk oleh Kepala Sekolah.
Ada beberapa prinsip dasar pemilihan koleksi agar dapat lebih objektif dan efektif:
- Pemilihan dilakukan dengan cermat berdasarkan skala prioritas, azas manfaat dan efisiensi.
- Bahan pustaka adalah yang mutakhir.
- Komposisi cakupan subyek dan jenis koleksi hendaknya proporsional diupayakan memenuhi kebutuhan dan memuaskan pengguna.
Sebagai bahan pertimbangan, data selama penyelenggaraan perpustakaan juga dapat dijadikan masukan untuk pengadaan bahan pustaka. Data mengenai koleksi yang banyak digunakan, hingga adanya permintaan/usulan dari pengguna. Data tersebut bisa diperoleh dari diadakannya buku pengunjung dan penggunaan layanan perpustakaan.
 Pengadaan Koleksi
Pengadaan bahan pustaka dapat dilakukan dengan berbagai cara:
- Pembelian
- Hadiah
- Tukar menukar
- Titipan Lembaga/Perorangan
- Terbitan Sendiri
- Dokumen siswa/guru
 Evaluasi dan Penyiangan
Evaluasi koleksi dilakukan untuk mengetahui seberapa bagus koleksi perpustakaan, meliputi jenis koleksi, jenis pengguna yang dilayani dan tujuan koleksi. Seberapa besar tingkat pemanfaatan koleksi dapat memenuhi kebutuhan pengguna sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dapat dilakukan melalui survey wawancara, kuesioner dan data perpustakaan.
Penyiangan merupakan pemindahan koleksi aktif menjadi pasif (disingkirkan atau disimpan). Dilakukan untuk menjaga keseimbangan tempat dan koleksi yang dibutuhkan oleh pengguna.

Related Posts:

STOP! Jangan Pakai Tombol F5 Berulang Kali


KKOPS Dikpora Kec. Bojong - Hampir setiap pengguna komputer di dunia ini akrab dengan fungsi yang dinamakan'Refresh', dan banyak juga yang memahami bahwa aksi dari 'Refresh' adalah untuk mempercepat kinerja komputer yang berjalan lambat.
Padahal kegunaan dari Refresh tersebut hanyalah untuk memperbahari tampilan dari Desktop atau Direktori yang dibuka.
Kenapa Desktop harus di Refresh?
Banyak kondisi yang membuat Desktop harus kamu Refresh, diantaranya adalah :
  • Banyaknya Icon dan File yang berserakan di Desktop
  • Ukuran Wallpaper yang melebihi ukuran Display
  • Icon Hang atau Tidak muncul di Dekstop karena Cache tidak merespon
Apabila hal diatas terjadi, kamu dapat melakukan Restart Komputer atau melakukan Refresh, tentu saja lebih mudah menjalankan Refresh.
Hanya, sebaiknya jangan melakukan Refresh menggunakan Tombol F5 berkali-kali, karena akan membuat CPU Usage menjadi tinggi yang akhirnya berdampak pada kerusakan CPU secara perlahan.
Untuk membuktikan Teori diatas, Kamu dapat melakukan percobaannya sendiri.
  • Pertama, Kamu masuk ke Task Manager, Tekan "CTRL + Alt + Del", lalu pilih Task Manager.
  • Kemudian pilih Tab "Performance" lalu perhatikan CPU Usage-nya. Dalam keadaan belum di Refresh, CPU Usage Saya ada 12%.
  • Sekarang, Coba lakukan Refresh berulangkali secara cepat menggunakan Tombol F5 di Posisi Mouse berada di Desktop. Dengan seketika CPU Usage meningkat menjadi besar
Kesimpulannya adalah, Jangan terlalu sering menekan Tombol F5, Jika ingin melakukan Refresh cukup sesekali saja dan tidak perlu berlebihan.



STOP! Jangan Pakai Tombol F5 Berulang Kali

Related Posts: